Nasi merah merupakan salah satu kuliner tradisional yang sehat dan lezat. Nasi merah ini dibuat dari beras merah yang ditanak. Di Yogya, nasi merah dikenal dengan sebutan `sego abang`. Nasi ini dapat dikonsumsi bagi siapa saja dari anak-anak hingga orang dewasa. Rasa nasi merah memang sedikit berbeda dengan nasi putih yang biasa kita makan. Ada sensasi lain yang bisa dirasakan. Lezatnya nasi merah akan lebih nikmat jika kita menyantapnya dengan pecel, oseng-oseng, dan tempe goreng.

Dibalik kelezatannya, nasi merah juga menyimpan sejuta manfaat. Untuk anak-anak, beras merah dapat meningkatkan perkembangan otak dan memperkuat daya tahan tubuh. Kandungan vitamin dan mineral pada beras merah lebih banyak 2-3 kali dari beras putih. Vitamin B1 ( thiamin) pada beras merah dapat mencegah beri-beri pada anak. Kandungan zat besinya pun lebih tinggi sehingga mampu membantu bayi berusia 6 bulan keatas yang asupan zat besi dari ASI masih belum tercukupi.  Kandungan serat pada beras merah dapat mengatasi gangguan pencernaan.

Tidak hanya itu saja manfaat dari beras merah, namun menurut penelitian para pakar beras merah mengandung antioksidan. Kandungan selenium pada beras merah berperan sebagai antioksidan sehingga mampu mencegah timbulnya kanker pada manusia terutama kanker usus.

Selain manfaatnya, ternyata nasi ini juga memiliki peluang usaha yang cukup menjanjikan. Sekarang  tentunya, masyarakat mulai concern terhadap kesehatan sehingga untuk urusan makanan tentu akan memilih makanan yang lebih sehat. Karena nasi merah ini merupakan kuliner tradisional tempo dulu, maka banyak orang yang akan menikmati nasi merah dengan alasan  ingin `nostalgia`.

Nasi merah dapat dipadukan dengan berbagai lauk pauk yang ada seperti ikan asin, tempe goreng, tahu, oseng-oseng, dll. Membuka usaha warung nasi merah ini memberikan nuansa baru di dunia kuliner. Selain melestarikan budaya kuliner kita, nasi merah juga menyehatkan masyarakat dan memberikan keuntungan secara financial bagi pemiliknya.

ARTIKEL LAIN

Beras adalah bahan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Saat dipanen, beras masih tertutup kulit sekam (epicarp). Beras juga dibungkus oleh kulit bagian dalam atau kulit ari (aleuron dan pericarp). Bulir padi yang dipanen selanjutnya melalui tahap pengeringan dan perontokan, pemecahan kulit dan penggilingan.

Nasi yang kita makan sehari-hari umumnya berasal dari beras yang telah digiling. Penggilingan bulir padi menghasilkan beras yang bersih tanpa kulit ari. Pengelupasan ini membuat beras menjadi pulen setelah dimasak, namun menghilangkan sebagian gizi yang terkandung di dalam beras.

Beras merah umumnya diolah dengan ditumbuk atau dipecah kulitnya. Hal ini membuat kulit arinya yang berwarna merah masih utuh. Pada kulit arinya inilah terdapat kandungan protein, vitamin, mineral, lemak dan serat yang sangat penting bagi tubuh.

Kandungan serat yang tinggi dalam beras merah tak hanya mengenyangkan, tetapi juga dapat menurunkan kolesterol darah. Lemak yang terkandung dalam beras merah adalah lemak esensial yang baik untuk perkembangan otak, maka sangat dianjurkan untuk diberikan pada bayi (diatas 6 bulan) dan anak-anak.

Menurut banyak penelitian, kandungan zat besi, vitamin dan mineral dalam beras merah jauh lebih unggul daripada beras putih. Beras merah juga mengandung tiamin yang berfungsi menjaga metabolisme energi. Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem saraf dan jantung yang bisa berlanjut pada penyakit beri-beri.

Kandungan karbohidrat dalam beras merah lebih rendah daripada beras putih (78,9 gr : 75,7 gr), tetapi nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal : 353 kal). Oleh karena itu nasi beras merah seringkali direkomendasikan sebagai bahan makanan yang baik untuk menurunkan berat badan.

Di pasaran ada beberapa jenis beras merah yang dijual: beras merah pecah kulit yang masih utuh kulit arinya, berwarna merah tua. Ini adalah beras merah yang terbaik. Ada pula beras merah yang telah digiling, warnanya lebih muda karena sebagian kulit ari telah dibuang. Beras jenis ini mengalami proses seperti beras putih. Jika dimasak akan menghasilkan nasi yang lebih pulen.

Selain itu, ada pula beras merah yang dicampur dengan beras putih untuk menghasilkan nasi yang lebih pulen. Produsen yang baik biasanya mencantumkan hal ini dalam kemasannya.

Melihat kandungan gizi yang begitu kompleks dan penuh manfaat, rasanya tidak rugi bila mencoba mengkonsumsi nasi beras merah untuk makanan pokok sehari-hari. Namun jangan lupa untuk teliti saat membeli beras merah, jangan sampai Anda membeli beras dengan pewarna.

Pada saat dimasak, beras merah akan membuat air menjadi berwarna merah, namun tidak saat dicuci. Bila warna beras merah luntur ketika dicuci, mungkin beras tersebut telah diberi pewarna.

About Khamir_Yeast

Pengajar dan Penulis Independen, Penyayang Kucing, Karakter : Humoris tapi Gampang Tersinggung, Agak temperamental dan cepat emosi, Cepat memaafkan, Lebih suka menganalisa sebelum berkomentar, Bersahabat tapi gak suka dengan orang yang Lebay. Suka makanan yang pedas. Hobi melukis, berenang, dan memasak. Moto Hidup : BATU saja bisa PECAH apalagi MASALAH ....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s