Bagi sebagian orang/masyarakat indonesia, banyak yang mengkonsumsi (minum) teh setelah mereka makan. Teh menjadi minuman pelengkap sebagian besar masyarakat kita. Kebiasaan untuk meminum teh setelah makan banyak kita temukan di sekitar kita. Dari segi kesehatan, teh itu sangat bagus untuk di minum karena didalamnya terdapat anti-oxidant yang baik buat tubuh, terutama untuk menangkal radikal bebas. Nah masalahnya apakah baik kalau kita minum teh setelah makan?
Ternyata minum teh setelah makan banyak menimbulkan efek negatif bagi proses pencernaan dan absorbsi makanan kita karena pasalnya, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan nutrisi dari makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dalam tubuh hingga 80 persen, karena pada kandungan teh ada zat yang mampu melapisi dinding luar dari usus halus (nanti diupdate lupa zat apa)

Minum teh setelah makan terbukti bisa mengakibatkan anemia. ya mungkin karena proses penyerapan makanan di usus terganggu jadi zat2 besi dari makanan yang kit amakan tidak terserap sesuai kebutuhna tubuh, alhasil stok fe dalm tubuh menjadi berkurang. Eits. tapi dibalik sisi negatip minum teh sendiri, kalau konsumsinya tepat justru bisa menguntungkan buat tubuh. Karena dalam daun teh mengandung zat lain yang sangat berguna. diantaranya:

  • Zat xantine, senyawa ini berfungsi merangsang susunan saraf pusat. Rangsangan itu bisa menstimuli saraf simpatik yang mengakibatkan aliran darah menjadi lebih aktif. Selain itu, xantine juga mempunyai efek laxan dan dioritik, sehingga orang yang mengonsumsi teh akan sering buang air. ”Karena itulah teh dikatakan dapat melangsingkan tubuh,”
  • Vitamin B kompleks, senyawa ini secara umum bisa membuat tubuh kita merasa rileks
  • Vitamin C, walau kadarnya sedikit namun vitamin ini sangat bermanfaat terutama sebagai antioxidan yang digunakan untuk menghambat kemungkinan timbulnya kanker, selain itu juga senyawa ini mampu mempercepat regenerasi sel tubuh, jadi baik untuk pemulihan.
  • Vitamin E, ini sangat baik untuk kulit, senyawa ini berfungsi untuk menunda penuaan.
Referensi:
Hand out Rekayasa Antibody, PSC Farmasi UGM 2002

About Khamir_Yeast

Pengajar dan Penulis Independen, Penyayang Kucing, Karakter : Humoris tapi Gampang Tersinggung, Agak temperamental dan cepat emosi, Cepat memaafkan, Lebih suka menganalisa sebelum berkomentar, Bersahabat tapi gak suka dengan orang yang Lebay. Suka makanan yang pedas. Hobi melukis, berenang, dan memasak. Moto Hidup : BATU saja bisa PECAH apalagi MASALAH ....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s