Dari 600 jenis karotenoid yang terdapat di alam, tetapi hanya 10% yang tergolong sebagai provitamin A, di antaranya adalah beta karoten. Zat gizi yang banyak dijumpai pada buah-buahan serta sayur-sayuran segar berwarna kuning dan hijau ini ternyata tak hanya ampuh melawan radikal bebas tapi juga ampuh untuk melindungi tubuh dari petumbuhan sel kanker.

Sumber beta karoten

Unsur nutrisi ini cukup banyak terkandung di dalam buah-buahan serta sayur-sayuran segar berwarna kuning dan hijau seperti mangga, pepaya, wortel, brokoli serta kangkung dan bayam.

Betakaroten diperkirakan memiliki banyak fungsi yang tidak dimiliki senyawa lain. Jumlah yang dibutuhkan tubuh memang hanya ukuran milligram perhari. Tapi kalau tidak terpenuhi dapat menimbulkan gangguan fungsi. Zat yang merupakan provitamin A ini terdapat dalam sejumlah sayuran dan buah-buahan.
Pergantian gaya hidup dan selera makan, sering kali tanpa disadari menimbulkan  dampak yang  secara  perlahan baru dirasakan. Data statistic dari sejumlah jurnal kedokteran Negara-negara eropa mengatakan, kecenderunagn terkena kanker lebih tinggi pada populasi yang banyak mengonsumsi makanan awetan dimana   cukup banyak bahan tambahannya disbanding dengan yang mengonsumsi bahan segar alami.

Melihat kenyataan itu, beberapa pusat penelitian ilmiah melakukan penelitian terhadap potensi alam yang banyak mengandung  bahan makanan yang segar, dengan resiko terkena penyakit degenerative dan karsinogenik sangat minimal, bahkan dapat diabaikan.
Beberapa pusat penelitian  ilmiah  eropa dan amerika kembali meneliti dan menguji fungsi kompleks vitamin  C dan vitamin E serta betakaroten.

PROTEKSI SELULER
Betakaroten  merupakan unsur yang sangat potensial dan penting bagi vitamin A, unsur ini merupakan  persenyawaan kimiawi yang hampir terlibat dalam berbagai reaksi kimiawi – fisiologik dalam rangkaian metabolism. Berbagai reaksi tingkat seluler  banyak melibatkan  senyawa yang banyak ditemukan pada sebagaian besar  sayuran dan buah-buahan.
Biasanya, sayur-sayuran yang berwarna hijau tua seperti bayam, brokoli daun ubi jalar danjuga wortel banyak mengandung betakaroten. Sedangkan buah-buahan seperti mangga,  alpukat, semangka dan melon juga cukup banyak mengandung senyawa ini.
Betakaroten sendiri sesungguhnya merupakan provitamin A yakni sumber  penting bagi vitamin A di dalam saluran pencernaan khususnya pada usus halus, betakaroten akan mengalami penyerapan yang kemudian di simpan di dalam sel hati. Di dalam sel hati, betakaroten akan di ubah menjadi vitamin A dan siap digunakan kalau dibutuhkan untuk berbagai reaksi metabolism.
Dari sumber makanan yang dikonsumsi setiap hari, kebutuhan minimal akan betakaroten terkadang belum tercukupi. Ketidakcukupan pemenuhan kebutuhan ini biasanya karena sebagaian betakaroten rusak selama proses pengolahhan ( seperti halnya kerusakan vitamin selama pengolahan ). Sehingga masih diperlukan tambahan yang disuplai dari luar.
Akibat kekurangan betakaroten tidak segera dapat dirasakan, sehingga kebutuhan unsure ini  jarang menjadi perhatian. Pra peneliti dari institute kanker  merekomendasikan, kebutuhan tubuh akan betakaroten setiap hari hanya  5-6 mg. sebagaimana vitamin, meskipun jumlahnya  hanya  sedikit, tetapi sangat diperlukan sehingga  kalau tidak terpenuhi kebutuhannya dapat menimbulkan gangguan fungsi.
Menurut hasil penelitian, betakaroten sangat mungkin memiliki manfaat menghambat kanker. Terutama kanker pada saluran pernapasan dan saluran pencernaan dan sebagian jenis kanker serviks. Disamping itu, betakaroten juga dapat berfungsi sebagai penangkal radikal bebas karena peran antioksidannya.
Radikal bebas merupakan senyawa yang dapat merusak sel, bahkan dapat memacu timbulnya kelainan minimal pada tingkat sel yang selanjutnya  berubah menjadi  pre – kanker .  betakaroten  memberikan perlindungan pada tingkat seluler dimana DNA ( deoxyribonukeic acid)  yang merupakan suatu inti genetic pembawa sifat keturunan diproteksi terhadap berbagai gangguan sehingga dapat terlindung dari ‘bahan asing’ yang mengacaukan kode genetiknya.

BERMANFAAT MULTIGUNA
Betakaroten juga memiliki kemampuan untuk  memproteksi sel normal dari sel mutan (yang telah mengalami perubahan) pemicu pertumbuhan kanker. Mekanisme yang ditempuh betakaroten adalah dengan mendepresi gen yang menjadi ‘ tumor maker’ kekuatan proteksi  betakaroten terhadap ancaman kanker, masih terus diteliti lebih lanjut.
Betakaroten memiliki unsure penting penangkal radikal bebas yang merusak jaringan tubuh. Dengan demikian, kalau konsumsi betakaroten itu cukup maka resiko terkena serangan jantung dan penyakit system kardiovaskuler lainnya dapat diminimalkan.
Radikal bebas merupakan bahan asing yang dapat di anggap sebagai ‘ sampah’ sehingga meracuni tubuh. Radikal bebas dapat berasal dari bahan kimia industry, polutan, alcohol dan obat-obatan, dan juga asap rokok.
Selain itu betakaroten juga diperkirakan dapat meningkatkan system imunitas tubuh terhadap serangan infeksi. Bagaimana mekanismenya dan seberapa besar perannya, masih  dalam penelitian lebih lanjut.
Kemampuan antioksidan dari betakaroten juga dapat memeberikan perlindungan terhadap kebutaan, khususnya yng disebabkan oleh katarak. Katarak merupakan proses pengeruhan lensa mata, sehingga bayangan objek menjadi kabur sampai tidak terlihat. Katarak umumnya timbul bersama penyakit ketuaan lainnya.
Begitu banyak manfaat betakaroten untuk menunjang kesehatan  tubuh. Meskipun demikian, tidak seharusnya juga betakaroten dikonsumsi secara berlebihan. Karena apapun yang dikonsumsi secara berlebihan sedikit banyak tentu ada saja pengaruhnya.prinsip keseimbangan haruslah dijadikan pegangan dalam menyusun menu harian.

href=”http://www.facebook.com/sharer.php?u= &t=” target=”blank”>Share on Facebook

About Khamir_Yeast

Pengajar dan Penulis Independen, Penyayang Kucing, Karakter : Humoris tapi Gampang Tersinggung, Agak temperamental dan cepat emosi, Cepat memaafkan, Lebih suka menganalisa sebelum berkomentar, Bersahabat tapi gak suka dengan orang yang Lebay. Suka makanan yang pedas. Hobi melukis, berenang, dan memasak. Moto Hidup : BATU saja bisa PECAH apalagi MASALAH ....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s