Minuman energi (‘Energy Drink’) telah lama dikenal. Istilah ini sebenarnya tidak begitu tepat, karena hanya didasarkan pada komposisi minuman tersebut yang mengandung ‘kafein’ dan beberapa multivitamin lain. Tercatat beberapa merek beredar dalam berbagai kemasan mulai dari sachet, kalengan, sampai botolan. Meskipun mempunyai merek berbeda-beda, komposisi yang dikandungnya ternyata tidak (jauh) berbeda.

Taurin
Taurin dikenal juga sebagai asam 2-aminoetana sulfonat, awalnya diisolasi dari empedu sapi jantan pada tahun 1827. Saat ini taurin sudah dapat dibuat secara sintetis. Nah, yang terkandung dalam minuman energi ini sebagian besar merupakan taurin sintetis. Taurin seolah larutan ajaib yang melahirkan sejumlah efek dalam metabolisme yaitu sebagai penghambat neurotransmiter dan sebagai bagian dari pengemulsi asam empedu, asam kenodeoksikloat. Konjugasi taurin dengan asam empedu memberikan efek signifikan untuk melarutkan kolesterol dan juga meningkatkan ekskresinya. Taurin juga berhubungan dengan sejumlah fungsi lain (mekanisme terjadinya belum diketahui pasti), yaitu sebagai antioksidan melawan penuaan dan potensial untuk keseimbangan denyut jantung.

Akan tetapi, taurin sebenarnya tidak begitu diperlukan oleh tubuh karena tubuh kita mampu menyintesisnya dari asam amino metionin atau sistein, dan piridoksin. Pada saat perkembangan, taurin memang diperlukan. Itu sebabnya, taurin ada dalam jumlah banyak dalam susu murni. Secara alami, taurin ditemukan di telur, daging, dan ikan.

Glukuronolakton
Rumor di internet mengklaim bahan ini yang menyebabkan tumor otak. Sesungguhnya, ini tidak benar. Bahan ini dipercaya mampu melawan kelelahan dan meningkatkan kebugaran, tapi bukan lantas membuat Anda menjadi seekor banteng. Tampaknya, bahan ini lebih empuk menjadi rumor untuk mematikan pesaing pasar. Oleh karena itu, sebagian besar produsen mengambil jalan aman untuk tidak memasukkan dalam komposisi minuman energi.

Kafein
Hampir semua minuman energi mengandung 50 mg kafein. Sebagai perbandingan, 1 sendok kopi biasa dapat mengandung sekitar 75-100 mg kafein. Nah, disinilah ‘jualan’-nya minuman energi. Konsumsi kafein dalam jumlah normal diyakini mampu meningkatkan konsentrasi dan kecepatan reaksi panca indera, mempercepat daya pikir, mengurangi rasa lelah, memperbaiki status emosi, dan melipatgandakan proses metabolisme-mirip efek ‘saudara jauhnya’ kokain. Selain itu, kafein juga dapat dipergunakan sebagai pereda rasa nyeri (pain killer). Tidak jarang, dokter menyantumkannya dalam resep obat racikan.

Akan tetapi, konsumsi kafein harus hati-hati pada orang dengan gangguan lambung. Kafein dapat meningkatkan asam lambung. Kondisi ini akan memperparah dan memperlambat proses penyembuhan tukak lambung. Orang dengan hipertensi dan berpenyakit jantung juga sebaiknya menghindari minum kopi. Meskpun demikian, pengaruh kafein sangat tergantung kepada tingkat sensitifitas seseorang. Ada orang yang tidak tahan sama sekali terhadap kafein, sehingga setelah minum kopi jantung menjadi berdebar-debar. Tapi, ada juga orang yang dapat minum lebih dari 5 cangkir kopi sehari tanpa keluhan.

Glukosa
Kebanyakan minuman energi mengandung glukosa (dekstrosa). Secara alami glukosa terdapat dalam buah anggur, oleh karenanya sering disebut gula anggur. Glukosa merupakan karbohidrat yang mampu menghasilkan energi dari makanan. Nah, dalam konteks inilah istilah ‘energy drink’ menjadi lebih tepat. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori energi per gram. Melalui glikolisis, glukosa segera terlibat dalam produksi ATP, pembawa energi sel. Di sisi lain, glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa.

Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen dan sel lemak, yang menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi.

Selain glukosa, ada minuman energi yang mengandung madu (Mel depuratum). Madu sebenarnya merupakan hasil penggetahan gula sakarida yang dikumpulkan dalam indung madu oleh lebah. Madu terbentuk dengan cara inversi sukrosa yang dikumpulkan oleh lebah dari nektar bunga. Madu sebagian besar berisi campuran fruktosa dan glukosa. Adanya fruktosa ini yang menyebabkan madu lebih manis daripada gula sukrosa.

Inositol
Karbohidrat yang ditemukan pada daging binatang (oleh karenanya disebut disebut ‘gula daging’). Inositol terbukti menjadi obat ajaib yang secara signifikan mengurangi depresi, serangan panik, agorafobia, dan gangguan obsesif konvulsif. Itu mungkin yang membuatnya dianggap efektif sebagai pelawan kanker. Tapi efek tersebut hanya berguna dalam dosis yang besar. Alih-alih menjadi pemain dalam minuman energi (Anda perlu minum sebanyak 360 botol sehari untuk mendapatkan keuntungannya), inositol mungkin memerlukan sebuah minuman untuk dirinya sendiri.

Lisin
Lisin (lysine) merupakan asam amino penyusun protein yang dalam pelarut air bersifat basa, seperti juga histidin. Lisin tergolong esensial bagi manusia dan kebutuhan rata-rata per hari adalah 1- 1,5 g. Lisin menjadi kerangka bagi niasin (vitamin B1). Lisin juga dilibatkan dalam pengobatan terhadap penyakit herpes.

Kolin
Meskipun bukan nutrien esensial bagi tubuh, kolin (choline) penting sebagai komposisi utama membran sel normal serta menjaga keutuhan membran sel dalam proses-proses biologi, seperti aliran informasi, komunikasi intrasel, dan bioenergi. Selain itu, kolin juga dapat membantu fungsi normal otak melalui pembentukan neurotransmiter asetilkolin, yaitu bentuk senyawa kolin yang sangat berperan pada fungsi otak.

Ada 3 bentuk kolin yaitu kolin bitartat, kolin sitrat, dan kolin klorida. Yang terkandung dalam minuman energi hanya kolin bitartat. Nah, bentuk kolin ini sebenarnya tidak efektif. Akan tetapi, kombinasi kolin dengan bahan yang lain seperti karnitin mampu meningkatkan kemampuan mengurangi lemak tubuh. Pada penelitian terhadap binatang, kombinasi kolin, karnitin, dan kafein mampu mengurangi lemak tubuh secara signifikan.

Vitamin B
Niasin (vitamin B3), berfungsi meningkatkan HDL (kolesterol ‘baik’) yang mencegah pembentukan trigliserida, menjadikannya sebagai obat kolesterol yang baik. Sayangnya, keuntungan ini seimbang dengan efek samping yang dapat menyerang kepala Anda (niacin flush).

Piridoksin (vitamin B6) berperan pada lebih dari 100 reaksi enzim dalam tubuh. Selain itu, vitamin B6 berhubungan dengan metabolisme asam amino dan protein. Vitamin B6 juga terlibat dalam produksi hemoglobin dan neurotransmitter seperti serotonin. Monosodium glutamat (MSG) yang terkandung dalam bumbu masak biasanya memerlukan vitamin ini dalam proses metabolismenya dalam tubuh.

Kobalamin (vitamin B12) disintesis hanya dalam mikroorganisme sehingga tidak terdapat dalam tanaman. Vegetarian akan rentan kekurangan vitamin ini. Di dalam minuman energi vitamin ini dalam bentuk sianokobalamin.

Natrium Sitrat
Selain dipergunakan sebagai bahan pengawet, natrium sitrat juga membantu mengubah glukosa menjadi asam laktat selama latihan, menghasilkan efek terukur pada penampilan atlet. Sekurang-kurangnya, dia mampu memotong waktu beberapa detik dalam sebuah lomba lari marathon.

About Khamir_Yeast

Pengajar dan Penulis Independen, Penyayang Kucing, Karakter : Humoris tapi Gampang Tersinggung, Agak temperamental dan cepat emosi, Cepat memaafkan, Lebih suka menganalisa sebelum berkomentar, Bersahabat tapi gak suka dengan orang yang Lebay. Suka makanan yang pedas. Hobi melukis, berenang, dan memasak. Moto Hidup : BATU saja bisa PECAH apalagi MASALAH ....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s