Bhara dan Alena, sepasang sahabat sejak kecil, terlihat sedang menempuh perjalanan panjang di gurun pasir.  Suatu hari, mereka terlibat pertengkaran karena hal yang sepele. Bhara yang emosional membentak Alena yang pendiam, lalu menampar gadis itu. Tak mau tahu, Bhara berjalan lebih cepat dari Alena. Sementara Alena membungkuk sebentar, menulis emosinya di atas pasir.

HARI INI SAHABAT TERBAIK KU MEMBENTAK KU DAN MENAMPAR KU

Bhara menengok sebentar, lalu kembali memalingkan muka. Alena menyusulnya. Mereka pun melanjutkan perjalanan dalam diam.

Tiba di suatu oasis mirip danau kecil, Bhara dan Alena memutuskan untuk mandi. Tiba-tiba, tak tahu kenapa Alena berteriak minta tolong kepada Bhara, gadis itu ditelan pasir hanut di pinggiran danau. Dengan tangan kuatnya, Bhara menarik tangan Alena dan berhasil menarik sahabatnya itu dari pasir hannyut. A;ena senang Bhara berhasil menyelematkan nyawanya. Ketika Bhara berpakaian, Alena kembali menulis emosinya di atas batu, bukan pasir. Batu besar di dekat danau itu diukir Alena dengan batu tajam.

HARI INI SAHABAT TERBAIKKU TELAH MENYELEMATKAN NYAWAKU

Bhara menengok Alena. Ia bingung, lalu menghampiri Alena dan bertanya :

“Kenapa kau menulis kesalahanku padamu di atas pasir, dan menulis kebaikanku padamu di atas batu?”

“Di atas pasir, kesalahanmu akan mudah dihapus oleh angin yang menyapu pasir dan memudahkanku untuk melupakannya . Di atas batu, agar kebaikanmu selamanya terukir indah disana.”

Sooo Sweeet Bukan????

TULIS KESALAHAN ORANG LAIN KEPADA KITA DI ATAS PASIR AGAR TERHAPUS SENDIRINYA OLEH ANGIN … TAPI UKIR KEBAIKAN SESEORANG KEPADA KITA DI ATAS BATU, AGAR KITA BISA MENGINGAT KEBAIKANNYA SELAMANYA

A story tells that two friends were walking through the desert. During some point of the journey they had an argument, and one friend slapped the other one in the face.

The one who got slapped was hurt, but without saying anything, wrote in the sand:

TODAY MY BEST FRIEND SLAPPED ME IN THE FACE.

They kept on walking until they found an oasis, where they decided to take a bath. The one who had been slapped got stuck in the mire and started drowning, but the friend saved him.

After he recovered from the near drowning, he wrote on a stone:

TODAY MY BEST FRIEND SAVED MY LIFE.

The friend who had slapped and saved his best friend asked him, “After I hurt you, you wrote in the sand and now, you write on a stone, why?”

The other friend replied “When someone hurts us we should write it down in sand where winds of forgiveness can erase it away. But, when someone does something good for us, we must engrave it in stone where no wind can ever erase it.”

LEARN TO WRITE YOUR HURTS IN THE SAND AND TO CARVE YOUR BENEFITS IN STONE.

About Khamir_Yeast

Pengajar dan Penulis Independen, Penyayang Kucing, Karakter : Humoris tapi Gampang Tersinggung, Agak temperamental dan cepat emosi, Cepat memaafkan, Lebih suka menganalisa sebelum berkomentar, Bersahabat tapi gak suka dengan orang yang Lebay. Suka makanan yang pedas. Hobi melukis, berenang, dan memasak. Moto Hidup : BATU saja bisa PECAH apalagi MASALAH ....

2 responses »

  1. nue says:

    bagus banget ne ceerita….ajiibbb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s